Supercar Listrik China Masih Jauh Membandingkan Lamborghini Eropa
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
CEO Lamborghini Stephan Winkelmann menyatakan bahwa supercar listrik asal Tiongkok belum mampu menyaingi emosi dan performa mobil sport Eropa. Menurutnya, mobil-mobil China lebih banyak menargetkan pasar massal dan belum dapat menyaingi pengalaman yang ditawarkan oleh Lamborghini. Namun, beberapa produsen China seperti YangWang dan Denza mulai memperkenalkan model supercar listrik berteknologi tinggi. YangWang U9 berhasil mencetak rekor kecepatan tertinggi untuk mobil produksi, sementara Denza Z mengusung tiga motor listrik dengan daya 1.582 hp dan dijual lebih murah dibanding Porsche 911 Carrera 4 GTS.
Winkelmann menekankan bahwa inovasi ini menunjukkan ambisi China untuk merebut pasar mobil sport global, meski masih ada kesenjangan signifikan dibandingkan merek Eropa yang sudah mapen. Ia juga menyatakan tidak melihat supercar China sebagai ancaman bagi Lamborghini karena sebagian besar supercar China yang bermunculan saat ini menggunakan tenaga listrik sepenuhnya, sementara Lamborghini sendiri telah memutuskan untuk tidak masuk ke segmen EV dalam waktu dekat. Lamborghini meyakini bahwa permintaan dari pelanggan akan supercar listrik sepenuhnya masih belum cukup kuat.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JPNN.com
Supercar Listrik China Makin Ngebut, Bos Lamborghini: Belum Mampu Menyaingi
26 Agustus 2026 pukul 09.42 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Supercar China Belum Jadi Ancaman untuk Lamborghini
26 Agustus 2026 pukul 17.55 · Baca aslinya ↗