66 Miliar Pohon Jadi Tembok Hijau China, Ada Fakta Mengejutkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

China menanam 66 miliar pohon sejak 1978 untuk membentuk 'Tembok Hijau Raksasa' guna menghentikan perluasan Gurun Gobi dan Taklamakan. Proyek yang ditargetkan selesai tahun 2050 ini berhasil meningkatkan tutupan hutan dari 5% menjadi 14% pada 2023, sehingga efektif mengurangi badai debu dan memperbaiki kualitas udara di kota-kota seperti Beijing.
Studi dalam jurnal Geophysical Research Letters menemukan bahwa hutan buatan ini tumbuh 66% lebih cepat daripada hutan alami, terutama pada usia 30-40 tahun, karena respons terhadap CO2 dan pemeliharaan manusia. Namun, peneliti menekankan bahwa pertumbuhan cepat ini bersifat sementara. Hutan alami tetap lebih unggul dalam penyimpanan karbon dan ketahanan jangka panjang dibandingkan hutan buatan.
Bagikan
Berita terkait
Salju Abadi di Puncak Jaya Papua Tak Lagi Abadi, 2027 Diprediksi Hilang
Detik.com · 30 September 2026 pukul 09.15
Hadapi Perubahan Iklim, 269.000 Bibit Mangrove Ditanam di Pesisir Jawa
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 13.45
Menteri AHY Benar, Bukti Kondisi Indonesia Sudah Genting Makin Banyak
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.20
Emisi Karhutla Indonesia Tertinggi di Dunia, Lampaui Rusia
Detik.com · 14 September 2026 pukul 09.45