Abu Vulkanik Terbentuk dari Apa? Begini Prosesnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Abu vulkanik terbentuk ketika magma yang mengandung gas naik ke permukaan Bumi. Saat tekanan berkurang, gas terlarut seperti uap air, karbon dioksida, dan sulfur dioksida mengembang dan keluar secara cepat. Pada magma yang kental, gas kesulitan keluar sehingga tekanan menumpuk hingga meledak, memecah magma menjadi partikel halus berukuran kurang dari 0,001 hingga 2 milimeter. Proses ini mirip pembukaan botol minuman bersoda, namun dengan tekanan jauh lebih besar. Selain dari magma, abu vulkanik juga mengandung fragmen batuan yang hancur saat magma melintasi saluran gunung api.
Menurut USGS, abu vulkanik terdiri dari tiga komponen utama: kaca vulkanik (silika), mineral kristal, dan fragmen batuan. Partikelnya memiliki permukaan tajam dan tidak beraturan, sehingga bersifat keras dan abrasif. Material ini dapat menyebar sangat jauh tergantung ukuran partikel, kecepatan dan arah angin, serta kekuatan erupsi. Partikel halus dapat terbang ke atmosfer tinggi dan bertahan lama, bahkan menjadi inti kondensasi untuk pembentukan awan. Dampaknya meliputi gangguan kesehatan, kerusakan pada mesin dan elektronik, gangguan telekomunikasi, hingga bahaya bagi penerbangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 6 September 2026 pukul 19.45
4 Gunung Api Indonesia Erupsi di Hari yang Sama, Magma Terhubung?
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 15.20
Pakar Sebut Erupsi 4 Gunung Api RI Hari Ini Tak Saling Berkaitan
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 09.45
4 Gunung Api di Indonesia Erupsi Bersamaan Pagi Ini
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 13.06
3 Gunung Api Indonesia Erupsi Bersamaan Hari Ini, Semeru hingga Ibu Kembali Meletus
Berita terkait
Jepang Sorot Apakah Erupsi Anak Krakatau Bisa Sebabkan Tsunami
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 13.05
Bandara Husein Sastranegara Masih Belum Beroperasi Imbas Abu Vulkanik
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 13.01
Sinyal dari Perut Bumi, Ilmuwan Temukan Tanda Kecil Sebelum Gunung Meletus
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 12.46
Purbaya Kaget Rumahnya Kotor Terus, Ternyata Kena Abu Anak Krakatau
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 12.19