Sinyal dari Perut Bumi, Ilmuwan Temukan Tanda Kecil Sebelum Gunung Meletus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2554973/original/040332100_1545618343-Erupsi-Anak-Krakatau1.jpg)
Ilmuwan temukan teknik baru 'Jerk' untuk mendeteksi erupsi gunung berjauh. Metode ini menggunakan satu seismometer broadband untuk mengidentifikasi pergerakan tanah halus akibat intrusi magma. Selama 10 tahun di Pulau La Réunion, sistem berhasil memprakirakan 92% dari 24 erupsi dengan waktu peringatan 17 menit hingga 8,5 jam. Sistem ini hanya memerlukan peralatan sederhana dan dapat diterapkan pada gunung api lain yang kurang dipantau.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 12.55
Gunung Anak Krakatau Ternyata Harus Sering Erupsi, Ini Kata Mbah Rono
Detik.com · 7 September 2026 pukul 12.30
Abu Vulkanik Terbentuk dari Apa? Begini Prosesnya
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 12.15
Episode Erupsi Menerus Gunung Anak Krakatau Mulai Menurun!
Detik.com · 7 September 2026 pukul 11.53
Erupsi Menerus Anak Krakatau Berakhir Usai 25 Jam, Ganti Letusan Strombolian
Berita terkait
Memahami Lava Fountain yang Keluar dari Erupsi Gunung Anak Krakatau
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 07.30
Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi Malam Ini, Tinggi Kolom Abu Tidak Bisa Teramati
JawaPos · 6 September 2026 pukul 22.30
PVMBG: Aktivitas Anak Krakatau turun, potensi erupsi masih ada
ANTARA News · 6 September 2026 pukul 21.03
4 Gunung Api Indonesia Erupsi di Hari yang Sama, Magma Terhubung?
JawaPos · 6 September 2026 pukul 19.45