Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

Jepang Sorot Apakah Erupsi Anak Krakatau Bisa Sebabkan Tsunami

Badan Meteorologi Jepang (JMA) menilai erupsi Gunung Anak Krakatau pada Sabtu (7/9/2026) tidak menyebabkan tsunami di wilayah Indonesia. Erupsi mengeluarkan abu setinggi 15 kilometer, namun tidak ada perubahan permukaan laut signifikan yang teramati di Jepang atau luar negeri. JMA awalnya memantau dampak erupsi dengan mempertimbangkan letusan Tonga Januari 2022, namun menyimpulkan erupsi Anak Krakatau tidak mampu memicu tsunami. Buletin Pemantauan Abu Vulkanik Darwin mencatat abu mencapai level penerbangan 500 (15,2 km), dengan awan abu bagian atas mengarah barat dan lapisan bawah dari selatan hingga tenggara. Anak Krakatau tetap pada Level III, dengan larangan warga, nelayan, dan pengunjung mendekati zona bahaya tiga kilometer.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait