Ahli Ungkap Pemicu Utama Banjir Bandang Nepal: Gletser Runtuh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bencana banjir bandang dan tanah longsor di Nepal pada 26 Agustus 2025 dipicu oleh runtuhnya bagian bawah sebuah gletser. Lembaga Survei Geologi AS (USGS) memastikan bahwa gempa yang dilaporkan sebenarnya disebabkan oleh gelombang seismik dari hantaman es dan batuan yang runtuh. Peristiwa ini menyebabkan setidaknya 165 orang tewas dan 1.384 orang hilang, termasuk wisatawan asing.
Analisis citra satelit dari Planet Labs menunjukkan bahwa lereng gunung yang dulunya hijau kini tertutupi endapan sedimen coklat. Ahli geologi Vikram Gupta dari Universitas Sikkim memastikan bahwa sebagian besar ujung gletser runtuh, membawa batuan dan sedimen dalam jumlah besar. Ilmuwan Dan Shugar menambahkan bahwa pencairan salju massal terjadi dalam 24 jam sebelum bencana, menandakan suhu yang tiba-tiba meningkat. Gletser di Nepal telah kehilangan hampir sepertiga cadaran esnya dalam 30 tahun terakhir akibat pemanasan global, dan laju pencairannya semakin cepat.
Bencana ini terjadi di Sungai Lhende, sekitar 20 km timur laut perbatasan Nepal-Tiongkok, dan mengirimkan gelombang air ke Sungai Bhote Koshi dan Trishuli. Di Galchhi, ketinggian air melonjak sembilan meter dalam 30 menit. Wilayah yang terdampak termasuk Distrik Rasuwa, yang dihuni sekitar 50.000 orang dan berisi sejumlah proyek PLTA. Para ilmuwan akan menyelidiki apakah aktivitas pembangunan dan perubahan iklim memperparah dampak bencana ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.25
Ini Dugaan Penyebab Banjir Bandang Ngeri di Nepal Tewaskan Ratusan Orang
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 06.38
Penyebab Banjir Bandang Nepal dan Tibet, Ini Penjelasan Para Ahli
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 17.58
Korban Tewas Banjir Bandang Nepal Capai 289 Orang
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 16.50
Apa Penyebab Banjir Bandang Nepal, Hantam Warga Meski Tak Ada Hujan?
Berita terkait
Nepal Itu Pegunungan, Kok Bisa Dilanda Banjir Bandang Dahsyat? Ini Pemicunya
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 13.25
7 Fakta Baru Banjir Bandang Nepal-Tibet, 165 Tewas-1.000 Orang Hilang
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 13.01
Jumlah Hilang Banjir Bandang Tibet Naik Jadi 558 Orang, 260 Warga Asing
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 10.31
Lonjakan Air 9 Meter dalam 30 Menit, Longsoran Es Picu Banjir Bandang Nepal
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 09.28