AI Bikin Kebutuhan Data Center RI Melonjak, Telkom Genjot Capex
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pertumbuhan kecerdasan buatan (AI) mendorong lonjakan kebutuhan infrastruktur digital di Indonesia, khususnya data center dan konektivitas berkapasitas tinggi. Menurut Budi Satria Dharma Purba, Direktur Wholesale & International Service Telkom Indonesia, kebutuhan konektivitas untuk mendukung komputasi AI meningkat 10 hingga 20 kali lipat dibandingkan sebelumnya. Dua lokasi utama yang menjadi pusat pengembangan data center adalah Jakarta dan Batam, dengan faktor kunci ketersediaan konektivitas global.
Lonjakan permintaan ini menciptakan tantangan, terutama dalam pembangunan infrastruktur jaringan yang membutuhkan waktu lama. Budi mencontohkan kabel laut Bifrost yang menghubungkan Singapura hingga Amerika Serikat, yang membutuhkan lima tahun pembangunan namun kapasitasnya habis dalam kurang dari satu tahun setelah selesai.
Untuk menanggapi tren ini, Telkom Indonesia menetapkan alokasi capital expenditure (capex) sebesar 18-20% dari total pendapatan. Dana tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan infrastruktur, termasuk jaringan seluler, fiber network domestik dan internasional, serta pembangunan power dan data center. Menurut Dian Siswarini, Direktur Utama Telkom, investasi ini menjadi bagian penting dari transformasi perusahaan di tengah meningkatnya kebutuhan akan cloud dan AI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 20.21
BATIC 2026 Buka Babak Baru Transformasi Digital Asia Pasifik
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 17.05
Bisnis Data Center RI Meledak, 4 Emiten Ini Paling Siap Menangkap Cuan
Berita terkait
Gara-gara AI, Kabel Laut Dibangun 5 Tahun Habis dalam Setahun
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 22.30
Demam AI, Emiten RI Ini Bikin Anak Baru dan Masuk Bisnis Data Center
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 09.45
Sinergi Danantara, NeutraDC Gandeng PLN Kembangkan Hyperscale Data Center
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 17.27
Saudi-Prancis Perkuat Kerja Sama Investasi, Bahas AI hingga Infrastruktur Digital
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 13.27