Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

AI Bikin Kebutuhan Data Center RI Melonjak, Telkom Genjot Capex

Pertumbuhan kecerdasan buatan (AI) mendorong lonjakan kebutuhan infrastruktur digital di Indonesia, khususnya data center dan konektivitas berkapasitas tinggi. Menurut Budi Satria Dharma Purba, Direktur Wholesale & International Service Telkom Indonesia, kebutuhan konektivitas untuk mendukung komputasi AI meningkat 10 hingga 20 kali lipat dibandingkan sebelumnya. Dua lokasi utama yang menjadi pusat pengembangan data center adalah Jakarta dan Batam, dengan faktor kunci ketersediaan konektivitas global.

Lonjakan permintaan ini menciptakan tantangan, terutama dalam pembangunan infrastruktur jaringan yang membutuhkan waktu lama. Budi mencontohkan kabel laut Bifrost yang menghubungkan Singapura hingga Amerika Serikat, yang membutuhkan lima tahun pembangunan namun kapasitasnya habis dalam kurang dari satu tahun setelah selesai.

Untuk menanggapi tren ini, Telkom Indonesia menetapkan alokasi capital expenditure (capex) sebesar 18-20% dari total pendapatan. Dana tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan infrastruktur, termasuk jaringan seluler, fiber network domestik dan internasional, serta pembangunan power dan data center. Menurut Dian Siswarini, Direktur Utama Telkom, investasi ini menjadi bagian penting dari transformasi perusahaan di tengah meningkatnya kebutuhan akan cloud dan AI.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait