Ajakan Mogok Main Pengguna PlayStation: Gara-gara Game Fisik Dihapus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebuah gerakan protes bernama PSBlackout diinisiasi oleh kelompok advokasi Does It Play? sebagai respons terhadap keputusan Sony yang perlahan menghentikan produksi cakram game fisik PlayStation. Para pengguna PlayStation mengajak pemilik konsol untuk memboikot total ekosistem Sony selama satu minggu, dijadwalkan mulai 23 Agustus 2026, dengan tujuan menurunkan trafik dan pendapatan agar pesan tentang pentingnya media fisik dan hak konsumen dapat didengar oleh Sony.
Gerakan ini mencerminkan kekhawatiran komunitas gamer terhadap hilangnya kepemilikan fisik di era serba digital. Keputusan Sony memicu perdebatan, dengan beberapa pihak seperti CEO Ubisoft Yves Guillemot mendukung transisi digital. Guillemot menilai langkah ini dapat membantu pertumbuhan pasar, seperti yang terlihat di pasar game PC, meskipun mengakui ada untung dan rugi, tetapi dampak terhadap industri tidak akan terlalu besar.
Bagikan
Berita terkait
Sony Siap Bayar Rp 138 Miliar ke Gamer PlayStation Gara-Gara Hal Ini
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 18.00
Sony Setuju Bayar Hampir Rp 141 Miliar ke Jutaan Gamer PlayStation
Detik.com · 7 September 2026 pukul 06.15
Sony Diskon Game PS4 dan PS5 Hinga 90%, Cek Rekomendasinya Nih
Detik.com · 2 September 2026 pukul 18.45
PKL Ciumbuleuit Bandung Protes Penertiban, Tuntut Keadilan
kumparan · 30 September 2026 pukul 15.00