Amerika Akhirnya Menyerah, Sekarang Pilih Damai Sama China
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Huawei Technologies dan HP Inc. (Amerika Serikat) telah menandatangani perjanjian lisensi silang multipaten berjangka beberapa tahun yang mencakup teknologi Wi-Fi, termasuk standar terbaru Wi-Fi 7. Dengan perjanjian ini, kedua perusahaan dapat saling menggunakan paten masing-masing tanpa perlu membayar lisensi terpisah. Nilai keuangan dari kesepakatan ini tidak diungkapkan secara rinci oleh kedua belah pihak.
Menurut juru bicara HP, perjanjian ini bersifat standar industri dan tidak mewakili kolaborasi strategis yang lebih luas dengan Huawei. Perjanjian ini juga menyelesaikan sengketa hukum sebelumnya yang diajukan Huawei terhadap HP di Pengadilan Paten Terpadu Eropa pada Agustus 2025 terkait dugaan pelanggaran paten Wi-Fi 6. Sebelumnya, HP pernah bergabung dengan konsorsium paten Sisvel Wi-Fi 6 pada November 2025 untuk menyelesaikan sengketa tersebut.
Kesepakatan ini menunjukkan bahwa Huawei masih memiliki pengaruh kuas di bidang paten nirkabel global, meskipun menghadapi sanksi perdagangan dari pemerintah AS sejak 2019. Hingga akhir 2025, lebih dari 1,6 miliar perangkat elektronik di luar smartphone telah menggunakan teknologi Wi-Fi milik Huawei. Untuk Wi-Fi 6, Huawei menetapkan tarif lisensi sebesar US$0,50 per perangkat konsumen. HP saat ini mendominasi pasar PC global dengan pangsa pasar sebesar 21,3% menurut data Gartner.
Bagikan
Berita terkait
AS-Bahrain Perkuat Operation Economic Outcast Tekan Ekonomi Iran
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.52
Sanksi Baru AS Bikin Warga Iran Antre Panjang di SPBU
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 14.04
Harga Minyak Turun Lebih dari 2 Persen, Sanksi AS ke Iran Tak Seberat Perkiraan
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 14.00
Sanksi Baru AS Mampu Lumpuhkan Jaringan Ekonomi Bayangan Iran?
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 12.27