Anak Lebih Suka Curhat ke AI, Orang Tua Harus Bagaimana?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Fenomena anak dan remaja cenderung bercerita kepada AI bukan hanya untuk belajar, tetapi sebagai tempat curhat. Psikolog klinis Pritta Tyas Mangestuti menyatakan orang tua harus membangun hubungan aman agar anak merasa dicintai tanpa syarat. Respons pertama orang tua saat anak cerita hal mengejutkan harus tenang, hindari penghakiman langsung untuk tetap menjadi tempat aman. Orang tua juga perlu memahami perubahan emosional dan fisik pada masa pra-remaja dan remaja, seperti sensitivitas sosial dan ketertarikan romantis. Ketiga, orang tua harus belajar membangun kedekatan dengan cara berkomunikasi yang sesuai karakter remaja, menghindari pendekatan yang membuat anak merasa diinterogasi.
Bagikan
Berita terkait
Waspada! Misinformasi Sasar Anak Lewat AI
CNN Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 08.20
Kebanyakan Warga Australia Ragu Pada AI, Bagaimana Dengan Asia?
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 21.00
IABC Indonesia Soroti Disrupsi Kepercayaan di Era AI
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 21.45
Komdigi Ungkap AI Bikin Informasi Asli Makin Sulit Dibedakan
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 18.48