Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Komdigi Ungkap AI Bikin Informasi Asli Makin Sulit Dibedakan

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menyampaikan bahwa perkembangan kecerdasan buatan (AI) membuat batas antara informasi autentik dan konten manipulatif semakin sulit dikenali. Kemampuan AI untuk menghasilkan misinformasi, disinformasi, hingga deepfake menuntut masyarakat memiliki kemampuan lebih kuat dalam membedakan informasi yang dapat dippercayai. Untuk mengatasi hal ini, penerapan AI perlu diiringi dengan mekanisme pengamanan seperti safeguards, pengujian, sandboxing, kepatuhan, dan evaluasi secara ketat. Sementara itu, peningkatan literasi digital juga menjadi penting untuk membantu masyarakat mengenali informasi yang dapat dipercaya. Presiden IABC Indonesia Elvera N. Makki menekankan peran komunikator dalam membantu publik menavigasi informasi dengan membuat kebenaran lebih mudah diverifikasi secara cepat dan akurat. Laporan Reuters Institute Digital News Report 2026 menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap berita turun menjadi 32 persen dari 36 persen pada 2025, berada di bawah rata-rata global sebesar 37 persen.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait