Anwar Ibrahim Buka-bukaan Korban Gibran, Rp 880 Miliar Lenyap Seketika
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, mengungkapkan bahwa dana pensiun Malaysia (KWAP) menjadi korban penipuan investasi di startup agritech Indonesia, eFishery. KWAP mengalami kerugian sekitar Rp 880 miliar akibat manipulasi laporan keuangan yang dilakukan manajemen eFishery, meskipun proses investasi telah melalui evaluasi dan uji tuntas independen. Selain KWAP, investor besar seperti Temasek dan SoftBank juga turut menanamkan modal di perusahaan tersebut.
Mantan CEO eFishery, Gibran Huzaifah, telah divonis 9 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar oleh Pengadilan Negeri Bandung atas kasus manipulasi laporan keuangan dan pencucian uang. Investigasi menemukan indikasi pemalsuan pendapatan hampir US$ 600 juta. Saat ini, konsorsium investor termasuk KWAP tengah menempuh jalur hukum untuk memulihkan dana mereka, sementara KWAP memperkuat tata kelola investasi internal guna mencegah kejadian serupa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 12.13
Anak Wali Kota Ini Jadi Buronan Paling Dicari FBI, Terlibat Penipuan Rp11,5 Triliun
Berita terkait
Awalnya Dikenal sebagai Kota Hantu, Kini Forest City Berubah Jadi Pusat Scammer
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 16.34
Anwar Ibrahim Buka-Bukaan Korban Gibran, Rp 881 Miliar Melayang
CNBC Indonesia · 27 Juli 2026 pukul 12.20
Krisis Baru Hantam Malaysia, Singapura Sudah Kena Duluan
CNBC Indonesia · 24 Juli 2026 pukul 17.40
Polisi Gagalkan Peredaran 622 Narkoba Pod Getar Asal Malaysia
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 14.35