Apple Tuduh Rahasia Dagangnya Dicuri, OpenAI Diminta Setop Kembangkan AI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Apple mengajukan permohonan putusan sela ke pengadilan untuk menghentikan OpenAI mengembangkan produk kecerdasan buatan (AI) dan perangkat keras yang diduga menggunakan rahasia dagang miliknya. Gugatan ini menargetkan mantan karyawan Apple yang kini bergabung di OpenAI, seperti Chang Liu dan Tang Yew Tan, serta startup perangkat keras "io". Selain itu, Apple meminta percepatan pengungkapan bukti untuk mendalami dugaan pelanggaran hukum tersebut.
Hasil penyelidikan internal Apple mengindikasikan adanya keterlibatan sedikitnya 11 mantan karyawan lain, termasuk Yu-Ting Peng. Apple menuduh sejumlah mantan pekerja sempat membahas informasi rahasia produk yang belum diluncurkan dan mengambil tangkapan layar dokumen internal sebelum mengikuti wawancara di OpenAI. Dugaan ini diperkuat dengan munculnya upaya beberapa mantan staf untuk mengembalikan perangkat kerja Apple setelah gugatan diajukan.
Pihak OpenAI secara tegas menolak seluruh tuduhan tersebut melalui unggahan di blog resminya. OpenAI menyatakan bahwa tuntutan dan permohonan putusan sela yang diajukan Apple didasarkan pada informasi yang salah serta tidak memiliki dasar yang kuat. Saat ini, permohonan sela tersebut masih menunggu keputusan dari pihak pengadilan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 14.10
Tak Mau Kalah dari OpenAI, Meta Klaim AI Canggihnya Lepas Kendali dan Retas Sistem
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 08.00
OpenAI Rem Pengembangan Astra, Kemampuan Meretasnya Dinilai Terlalu Kuat
Berita terkait
OpenAI Kembali Desak Pengadilan Gugurkan Gugatan Rahasia Dagang Apple
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 16.10
OpenAI Balik Serang Apple soal Tuduhan Curi Rahasia Dagang
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 16.29
Apple Beberkan Bukti Pencurian Data Rahasia oleh Mantan Karyawan untuk OpenAI
kumparan · 1 September 2026 pukul 18.00
Apple vs OpenAI Memanas, Masa Depan iPhone Jadi Taruhan
Detik.com · 27 Juli 2026 pukul 13.31