Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

AS Ajak Negara G20 'Keroyokan' Lawan Banjir Produk China

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mendorong negara-negara G20 untuk meninjau kembali kebijakan perdagangan dengan China guna mengatasi surplus perdagangan China yang mencapai US$1,2 triliun. Bessent menilai surplus tersebut tidak berkelanjutan dan mendorong China untuk mengurangi ketergantungan pada ekspor serta memperkuat konsumsi domestik. Kebijakan ini muncul seiring AS menerapkan tarif tinggi terhadap produk China, yang justru menyebabkan barang-barang Tiongkok beralih ke negara lain seperti Eropa dan Amerika Latin. Data Biro Sensus AS menunjukkan defisit perdagangan AS dengan China turun sekitiga dalam enam bulan pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, mencapai US$73,9 miliar. Bessent menolak solusi seperti Plaza Accord 1985 dan menekankan pentingnya mengatasi subsidi industri China serta lemahnya konsumsi domestik. AS dan China tetap berkomitmen melanjutkan dialog perdagangan, termasuk potensi pengurangan tarif untuk barang nonstrategis sebesar US$30 miliar, sebelum pertemuan Trump dan Xi Jinping di akhir September.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait