Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bakti Komdigi Bantah Putus Internet Pelosok karena Efisiensi, Ini Faktanya

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) membantah bahwa pemutusan akses internet di wilayah pelosok dilakukan karena efisiensi anggaran. Direktur Utama Bakti, Fadhilah Mathar, menegaskan bahwa penghentian layanan terjadi ketika operator seluler komersial sudah masuk dan menyediakan layanan bagi masyarakat, bukan karena kebijakan efisiensi. Langkah ini merupakan bagian dari strategi keluar yang dijalankan sejak 2024, di mana Bakti berperan sebagai perintis konektivitas di daerah yang belum terlayani secara komersial.

Bakti telah membangun infrastruktur telekomunikasi di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T). Melalui program Bakti Sinyal, pembangunan BTS 4G dan BTS USO mencapai 6.747 titik. Akses internet gratis tersedia di lebih dari 31.864 titik layanan publik di seluruh Indonesia. Bakti juga mengelola Palapa Ring sepanjang 12.148 kilometer dengan 131 titik Network Operation Center di 57 kabupaten/kota nonkomersial, serta didukung oleh Satelit Satria-1 berkapasitas 150 Gbps untuk fasilitas publik.

Keberhasilan program Universal Service Obligation diukur dari seberapa cepat masyarakat bisa mandiri dan layanan dapat dilanjutkan oleh industri komersial, bukan dari lamanya Bakti berada di suatu lokasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait