Banjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi 'Bom Air' dari Proyek China
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Banjir bandang dahsyat melanda China dan Nepal, menyebabkan lebih dari 150 orang tewas dan ratusan orang hilang, termasuk 47 warga AS. Bencana ini terjadi di jalur populer menuju Gunung Kailash di Tibet. Rekaman menunjukkan arus deras menerjang perbatasan Nepal-China dan meluas ke desa-desa serta pelabuhan Gyirong di China. Penyebabnya diduga adalah tanah longsor yang menyumbat Sungai Bhote Koshi, memicu aliran air deras ke hilir. Ilmuwan mencurigai gletser patah dan jatuh ke lembah, memperparah situasi. USGS awalnya melaporkan gempa magnitudo 4,4, namun kemudian mengklarifikasi bahwa getaran tersebut disebabkan oleh tanah longsor, bukan gempa, dengan kekuatan setara gempa 5,2.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 10.07
Kemlu: 45 WNI Berada di Nepal, Belum Ada yang Dilaporkan Terdampak Banjir
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 11.10
Nepal Banjir Bandang, Ahli Warning Bom Air dari China Tunggu Meledak
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 10.31
Jumlah Hilang Banjir Bandang Tibet Naik Jadi 558 Orang, 260 Warga Asing
Berita terkait
Banjir Bandang Dahsyat Terjang Nepal, 8 Orang Tewas
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 16.18
558 Orang Masih Hilang Usai Banjir Bandang Dahsyat di Nepal
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.46
Korban Tewas Akibat Banjir Bandang Nepal Jadi 165 Orang, Pencarian Berlanjut
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.05
Detik-detik Mengerikan Banjir Bandang Hantam Gedung di Perbatasan Nepal-China
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.02