Bilibili Pesaing YouTube Asal China Siap Mendunia, MrBeast Sudah Gabung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bilibili, platform video asal China yang menjadi pesaing YouTube, meluncurkan kembali aplikasi versi internasionalnya di Google Play Store untuk mengekspansi ke pasar global. Dengan logo berwarna merah muda dan ikon bola dunia, aplikasi ini memungkinkan pengguna di luar China mengakses dan mengunggah video tanpa perlu verifikasi identitas seperti paspor. Bilibili juga sedang mengembangkan situs web berbahasa Inggris untuk memudahkan kreator asing mengunggah konten, serta membuka lowongan kerja di kota-kota seperti Los Angeles, London, dan Tokyo. Mereka juga mendirikan sistem moderasi konten di Singapura untuk mendukung ekspansi ini.
Platform ini menargetkan audiens muda dan terpendidikan, dengan janji akses langsung ke komunitas Gen Z. Bilibili sudah berhasil menggaet kreator internasional ternama seperti MrBeast untuk membagikan konten di platformnya. Dengan menggabungkan konten global dan lokal China, Bilibili berupaya menjadi alternatif yang kompetitif melawan dominasi YouTube, terutama di tengah persaingan yang semakin ketat dari platform lain seperti Netflix yang berfokus pada podcast video dan konten kreator.
Jika Bilibili berhasil mengundang lebih banyak kreator untuk bergabung, hal ini dapat meningkatkan tekanan pada YouTube. Meskipun YouTube masih memimpin, persaingan dari platform lain yang menawarkan fitur serupa semakin ketat, sehingga inovasi dan diferensiasi menjadi kunci keberhasilan Bilibili di pasar internasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 14.15
Menlu Sugiono Jajaki Perluasan Akses Pasar Komoditas Unggulan Indonesia di China
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 13.45
Indonesia-China Perkuat Hubungan Bilateral dan Mekanisme Kerja Sama Melalui Dialog Komprehensif Strategis
Berita terkait
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal-Tiongkok Bertambah Menjadi 1.398 Jiwa
VOI · 7 September 2026 pukul 18.00
Kremlin Sebut Putin-Trump-Xi Mungkin akan Bertemu di Sela-sela KTT APEC
VOI · 3 September 2026 pukul 07.45
Indonesia Sampaikan Duka Cita Atas Banjir Bandang di Nepal dan China
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 20.10
Korban Tewas dan Hilang Banjir Bandang di Nepal Bertambah, KBRI Dhaka dan Beijing Pantau Kondisi WNI
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 13.25