Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal-Tiongkok Bertambah Menjadi 1.398 Jiwa

Banjir bandang dan tanah longsor di perbatasan Nepal-Tiongkok menyebabkan 1.398 korban tewas, dengan lebih dari 5.500 orang masih dinyatakan hilang, termasuk 850 warga negara asing. Otoritas Nepal melaporkan 1.355 jenazah ditemukan dan sekitar 5.000 orang belum ditemukan, sementara lebih dari 13.000 orang berhasil diselamatkan. Di sisi Tiongkok, setidaknya 43 orang tewas dan 519 orang hilang di Wilayah Otonom Xizang, termasuk 261 warga asing.

Pemerintah Nepal membentuk tim investigasi 10 orang untuk menyelidiki penyalahgunaan media sosial yang menargetkan korban bencana. Biro Siber Nepal memulai penyelidikan setelah Perdana Menteri Balendra Shah memperingatkan keras terhadap komentar kasar dan kebencian di media sosial. Setidaknya satu orang sudah ditangkap karena komentar menghina para korban.

Berdasarkan hukum setempat, pelaku komentar menghina dapat dikenai denda hingga 100.000 Rupee atau hukuman penjara hingga lima tahun, atau keduanya. Pemerintah menyatakan tidak akan memberikan toleransi terhadap perilaku merendahkan para korban yang sedang menderita.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait