Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bill Gates Peringatkan Petaka Besar, Semua Harus Mulai Siaga

Bill Gates memperingatkan bahwa kecerdasan buatan (AI) akan menyebabkan gempa besar di pasar tenaga kerja, dengan jutaan pekerjaan berada di jurang bahaya. Ia menyatakan bahwa dunia belum siap menghadapi dampak ini, karena tidak ada rencana matang dari para pemimpin untuk melindungi pekerja yang terdampak. Menurutnya, revolusi AI berbeda dari inovasi sebelumnya karena teknologi ini dapat berpikir dan bergerak seperti manusia, sehingga beradaptasi dengan kita, bukan sebaliknya.

Studi terbaru dari Universitas Stanford menunjukkan bahwa di Amerika Serikat, lowongan pekerjaan tingkat pemula (entry-level) paling terpukul. Di Inggris, laporan The Guardian menyebutkan bahwa lowongan untuk lulusan baru (graduate jobs) telah turun ke level terendah dalam satu dekade. Gates juga mengkhawatirkan bahwa ancaman ini tidak hanya melanda pekerjaan kantoran seperti hukum, layanan pelanggan, dan pemrogram, tetapi juga pekerjaan fisik (blue-collar), terutama karena kemajuan robot tangkas yang sering dikerjakan di negara lain seperti China.

Gates menekankan pentingnya segera membangun kerangka kerja domestik dan internasional untuk mengatur AI. Ia merekomendasikan pengenaan pajak pada token AI dan robot untuk mengurangi insentif penggantian tenaga kerja manusia, sekaligus mengumpulkan dana untuk pelatihan ulang dan memperkuat sistem jaminan sosial bagi komunitas yang paling terdampak. Tanpa langkah ini, ia khawatir optimisme terhadap AI akan berubah menjadi keputusasaan akibat gelombang pemutusan hubungan kerja massal.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait