Cari Kerja Kantoran Makin Susah, Gen Z Ramai Beralih ke Profesi Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi telah membuat pencarian kerja kantoran semakin sulit bagi generasi muda, mendorong Gen Z untuk beralih ke profesi kerah biru yang kini melibatkan keterampilan teknologi tinggi. Di Amerika Serikat, sekolah-sekolah mulai kebanjiran peminat untuk kelas pertukangan dan manufaktur, dengan investasi besar seperti US$90 juta untuk memodernisasi laboratorium. Profesi ini menawarkan penghasilan tinggi, contohnya teknisi listrik di pusat data AI dapat menghasilkan US$240.000 hingga US$280.000 per tahun.
Menurut Forum Ekonomi Dunia, sekitar 83 juta lapangan kerja berisiko hilang akibat otomatisasi pada 2023-2027, terutama di sektor administrasi seperti kasir dan staf entri data. Sementara itu, kebutuhan untuk pekerja konstruksi dan tenaga teknis meningkat, terkait dengan pembangunan infrastruktur AI. Pekerjaan kerah biru tidak lagi sekadar manual, tetapi menjadi jalur karier berkeahlian tinggi yang menarik bagi Gen Z karena potensi pendapatan dan ketahanan terhadap penggantian oleh AI.
Bagikan
Berita terkait
Bill Gates Peringatkan Petaka Besar, Semua Harus Mulai Siaga
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 21.00
Bill Gates Usulkan Pajak Robot dan Label Pekerjaan Khusus Manusia
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 09.00
Studi Kaspersky: Gen Z Anggap AI Teman dan Sumber Dukungan Emosional
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 20.17
Cari Kerja Kantoran Susah, Gen Z Ramai-Ramai Jadi Kuli Gaji Segini
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 10.10