Bitcoin Rp 32 Miliar Raib Gegara Aplikasi Palsu, Apple Digugat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Apple digugat tiga pengguna yang kehilangan total USD 1,8 juta (Rp 32 miliar) akibat aplikasi dompet Bitcoin palsu di App Store. Gugatan diajukan di California dengan tuduhan Apple melanggar undang-undang perlindungan konsumen karena gagal meninjau aplikasi. Para korban mengaku tertipu oleh aplikasi Sparrow Wallet palsu yang tersedia di App Store, padahal aplikasi asli hanya untuk Windows, macOS, dan Linux.
Tiga penggugat—James Ramirez, Christopher Ellis, dan Jalen Delgado—kehilangan Bitcoin senilai USD 875.000, USD 840.000, dan USD 120.000 antara Mei hingga Agustus 2025. Mereka menuntut ganti rugi penuh. Gugatan menyebut Apple mengeksploitasi kepercayaan konsumen yang dibangun selama bertahun-tahun. Bahkan setelah laporan, Apple sering tidak bertindak dan aplikasi palsu lain masih ditemukan.
Pengembang Sparrow Wallet, Craig Raw, sebelumnya mengkritik respons lambat Apple. Ia sempat mendaftarkan aplikasi placeholder untuk melindungi pengguna, tetapi akun developernya ditangguhkan karena 'aktivitas tidak jujur' sebelum akhirnya dipulihkan. Kasus ini menyoroti celah keamanan di App Store.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 14.00
3 Pengguna Gugat Apple Terkait Aplikasi Dompet Kripto Palsu
Berita terkait
5 Kegagalan Terbesar Tim Cook Selama 15 Tahun Pimpin Apple
Detik.com · 6 September 2026 pukul 11.45
OpenAI Balik Serang Apple soal Tuduhan Curi Rahasia Dagang
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 16.29
Bos App Store Ikut Mundur dari Apple Bareng Tim Cook
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 15.57
Phil Schiller Mundur dari App Store di Hari Terakhir Tim Cook
Detik.com · 1 September 2026 pukul 00.45