Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BMKG Ungkap Penyebab Gempa M7 Guncang NTT hingga Picu Tsunami

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang terjadi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8) pagi disebabkan oleh aktivitas Fault Daya Gempa Flores (Flores Back Arc Thrust). Direktur Gempa dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan bahwa zona ini memiliki potensi gempa hingga mencapai magnitudo 7,8. Gempa ini diharapkan telah melepaskan sebagian besar energi yang terakumulasi, sehingga aktivitas gempa susulan diperkirakan akan semakin melemah.

Dalam pemantauan selama dua jam pertama setelah gempa utama, BMKG berhasil mencatat sekitar 37 gempa susulan. Wijayanto menyampaikan bahwa meskipun gempa susulan masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari hingga minggu mendatang, kekuatannya akan terus berkurang. Masyarakat dihimbau tetap waspada namun tidak perlu terus berada dalam keadaan cemas.

Flores Back Arc Thrust adalah sesar naik busur belakang yang memanjang dari utara Pulau Flores hingga Laut Utara Lombok. Menurut Amien Widodo, dosen Teknik Geofisika ITS, posisi patahan naik Flores dapat terjadi di beberapa lokasi berbeda dalam waktu yang berbeda, sehingga gempa susulan di sekitar sesar ini bisa terjadi berulang kali. Sesar ini merupakan bagian dari kerak transisi Samudra Hindia-Sundaland-Banda yang menekan Busur Sunda-Banda.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait