Bos Baru Telkom Ungkap Nasib Karyawan Usai Pemindahan Aset Fiber
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mengalihkan lebih dari 90% aset infrastruktur jaringan ke PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) dengan nilai transaksi Rp49,9 triliun. Direktur Utama Nanang Hendarno menyatakan pemindahan aset tidak akan memicu PHK karyawan karena InfraNexia mayoritas dimiliki Telkom (99,9%). Aset yang dialihkan meliputi jaringan akses pelanggan hingga core backbone, total sekitar 112.000 km fiber optik termasuk 26.000 km SKKL domestik. InfraNexia akan fokus sebagai penyedia layanan wholesale connectivity, sementara Telkom beralih menjadi strategic holding dengan model HoldCo-OpCo. Langkah ini bagian dari agenda TLKM 30 pilar Unlocking Value guna memaksimalkan penggunaan infrastruktur melalui infrastructure sharing dan perluasan akses bagi industri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 13.45
RUPSLB Telkom 2026 Setujui Spin-Off InfraCo dan Perubahan Pengurus, Tunjuk Dirut Baru Perseroan
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 22.37
InfraNexia Pegang Infrastruktur Jumbo Telkom, 112.000 KM Fiber Siap Digarap
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 21.00
Telkom Rampungkan Spinoff Infranexia
ANTARA News · 30 September 2026 pukul 20.18
PT Telkom alihkan 90 persen aset infrastruktur jaringan ke InfraNexia
Berita terkait
Pemprov DKI Gandeng Telkom Tata Kabel Semrawut di Jakarta, Target 5 Tahun Rapi
kumparan · 29 September 2026 pukul 22.06
TelkomGroup Gandeng China Unicom Perkuat Ekosistem Digital di Indonesia
Detik.com · 29 September 2026 pukul 20.23
Perkuat Ekosistem Digital, Telkom Colab Bareng China Unicorn
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 18.42
Relokasi Kabel Fiber Optik di Jakarta Digugat, Apjatel Soroti Risiko Gangguan Internet
Detik.com · 15 September 2026 pukul 19.15