Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bukan Cuma BTS, Ini Strategi Baru Komdigi Babat Habis Blankspot di Pelosok

Pemerintah mengganti strategi penyebaran internet ke pelosok Indonesia. Tidak lagi hanya mengandalkan pembangunan menara BTS, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) kini menggabungkan berbagai teknologi seperti fiber optik, satelit, dan VSAT disesuaikan dengan kondisi geografis dan kebutuhan wilayah. Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria menekankan pentingnya pemetaan tepat sasaran agar infrastruktur digital lebih efektif dan dapat menembus daerah dengan medan ekstrem yang sulit dijangkau oleh jaringan konvensional.

Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi salah satu fokus strategi baru ini. Meski mencatatkan cakupan internet terbaik di Indonesia sebesar 95,5 persen dengan 803 dari 841 desanya sudah terjangkau sinyal, masih tersisa 269 titik blankspot yang membutuhkan penanganan segera. Pemerintah menegaskan keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi halangan, sehingga melibatkan sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, BAKTI, dan operator seluler.

Pemerintah Provinsi Kaltim juga mengadopsi pendekatan teknologi terpadu dengan memadukan fiber optik, VSAT, dan satelit untuk penyediaan internet di tingkat desa yang lebih efisien. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim, Ririn Sari Dewi, menyampaikan bahwa percepatan akses digital membutuhkan dukungan berkelanjutan dari pusat, termasuk sinkronisasi data dan penguatan regulasi, agar kolaborasi dapat berjalan optimal.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait