Bukan Cuma El Nino, Ini Penyebab Kebakaran Bertubi-tubi Hantam RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia, khususnya di Kalimantan dan Sumatra, sering disalahatkan pada fenomena El Nino. Namun, analisis dari BMKG, akademisi, dan organisasi lingkungan menunjukkan bahwa El Nino hanya menciptakan kondisi kemarau ekstrem, sementara sumber utama api berasal dari aktivitas manusia seperti pembukaan lahan dengan cara membakar dan pembalakan liar. Data BNPB mencatat 454 kejadian karhutla, dengan luas area terbakar mencapai 202.010,96 hektare pada Januari hingga Juli 2024, dan lonjakan signifikan pada bulan Juli dengan 94.545,49 hektare terbakar dalam satu bulan. Insiden besar sebelumnya termasuk karhutla 1982-1983 yang menghanguskan 3,2 juta hektare di Kalimantan Timur dengan kerugian ekonomi US$9 miliar, serta kejadian serupa pada 1997-1998, 2006, 2015, dan 2019.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 20.10
Sejumlah Media Asing Soroti Karhutla di Kalimantan yang Asapnya Menyebar ke Negara Tetangga
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 19.01
Karhutla Mengancam, Menhut Tak Segan Tindak yang Berani Buka Lahan dengan Pembakaran
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 18.23
Prabowo Cek Kebakaran Hutan Tanpa Menhut dan Menteri LH, Ini Alasannya
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 18.02
Prabowo Bandingkan Kebakaran Hutan 2026 dengan Tahun-Tahun Sebelumnya
Berita terkait
Dari 157 Turun ke 11, Kini 44 Hotspot Karhutla Kalsel Muncul Lagi!
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 07.20
Menhut pastikan pembasahan lahan gambut di Kalsel terus dilakukan
ANTARA News · 23 Agustus 2026 pukul 11.57
Karhutla Kaltim Agustus 2026: 1.703 Titik Api Terdeteksi, Berau Terluas
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 21.37
Otorita IKN Waspadai Karhutla, Minta Warga Lapor Jika Lihat Titik Api
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 15.30