Karhutla Kaltim Agustus 2026: 1.703 Titik Api Terdeteksi, Berau Terluas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dalam periode Januari hingga Agustus 2026, Polres Kalimantan Timur mendeteksi 1.703 titik api (hotspot) dengan total luas terdampat mencapai 963,5 hektare. Data tersebut disampaikan oleh Kombes Dedi Suryadi, Karo Ops Polda Kaltim, dalam kegiatan pengecekan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) secara virtual conference di Balikpapan pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Kabupaten Berau menjadi wilayah dengan luas lahan terbakar terbesar, diikuti oleh Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Kutai Timur, dan Paser. Meskipun tren hotspot meningkat, Dedi menegaskan kondisi di lapangan masih dapat dikendalikan dalam status siaga. Pihak kepolisian mengklarifikasi bahwa sebagian besar titik panas terdeteksi berasal dari aktivitas industri seperti pembukaan batubara dan flare gas, bukan dari kebakaran hutan atau lahan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 15.30
Otorita IKN Waspadai Karhutla, Minta Warga Lapor Jika Lihat Titik Api
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 12.45
Airlangga Akui Karhutla Kalimantan Ganggu Ekonomi
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 12.25
BNPB Minta Warga Langsung Laporkan Temuan Titik Api Karhutla
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 08.34
Atasi Kebakaran Hutan, Pemerintah Tetapkan Operasi Darat sebagai Ujung Tombak
Berita terkait
Kapolri Investigasi Karhutla Kalimantan: Beberapa Nama Sudah Diamankan
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 19.04
Kementerian LH Fokus Penanganan Enam Provinsi Terdampak Karhutla
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 17.12
Karhutla Kalimantan Makin Parah, BMKG Sebut El Nino Jadi Biang Kerok
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 17.04
KLH Terbitkan Aturan Baru, Buka Lahan dengan Cara Dibakar Kini Dilarang
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 16.47