Karhutla Kaltim Agustus 2026: 1.703 Titik Api Terdeteksi, Berau Terluas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dalam periode Januari hingga Agustus 2026, Polres Kalimantan Timur mendeteksi 1.703 titik api (hotspot) dengan total luas terdampat mencapai 963,5 hektare. Data tersebut disampaikan oleh Kombes Dedi Suryadi, Karo Ops Polda Kaltim, dalam kegiatan pengecekan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) secara virtual conference di Balikpapan pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Kabupaten Berau menjadi wilayah dengan luas lahan terbakar terbesar, diikuti oleh Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Kutai Timur, dan Paser. Meskipun tren hotspot meningkat, Dedi menegaskan kondisi di lapangan masih dapat dikendalikan dalam status siaga. Pihak kepolisian mengklarifikasi bahwa sebagian besar titik panas terdeteksi berasal dari aktivitas industri seperti pembukaan batubara dan flare gas, bukan dari kebakaran hutan atau lahan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 21.10
Bukan Cuma El Nino, Ini Penyebab Kebakaran Bertubi-tubi Hantam RI
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 20.10
Sejumlah Media Asing Soroti Karhutla di Kalimantan yang Asapnya Menyebar ke Negara Tetangga
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 19.01
Karhutla Mengancam, Menhut Tak Segan Tindak yang Berani Buka Lahan dengan Pembakaran
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 18.23
Prabowo Cek Kebakaran Hutan Tanpa Menhut dan Menteri LH, Ini Alasannya
Berita terkait
174 Ribu Warga Terdampak Asap Karhutla, Ahmad Arif: Negara Gagal Lindungi Rakyat
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 19.50
Karhutla Terus Berulang, Mengapa Kita Masih Sibuk Memadamkan Api?
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 21.25
El Nino Masih Berlangsung, Menhut Ingatkan Ancaman Karhutla Belum Berakhir
JawaPos · 16 September 2026 pukul 20.30
El Nino hingga November, Ini Langkah Pemerintah
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 14.24