Bulan Bergerak Menjauhi Bumi, Efeknya Sudah Dirasakan Manusia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bulan sedang menjauh dari Bumi dengan kecepatan sekitar 3,8 sentimeter per tahun. Fenomena ini terukur menggunakan metode Lunar Laser Ranging Experiment yang memanfaatkan reflektor di Bulan yang ditempatkan oleh misi Apollo pada 1960-an. Dampak dari pergerakan ini adalah ukuran Bulan yang tampak dari Bumi akan semakin mengecil seiring waktu.
Akibatnya, fenomena Gerhana Matahari Total yang saat ini dapat dinikmati di Bumi akan punah. Ilmuwan NASA Richard Vondrak memprediksi bahwa sekitar 600 juta tahun lagi, Bumi tidak akan pernah lagi melihat Gerhana Matahari Total. Hal ini disebabkan karena Bulan yang semakin jauh dan kecil tidak dapat menutupi Matahari dengan sempurna lagi.
Saat ini, jarak Bumi ke Matahari adalah 400 kali lebih jauh dibandingkan dengan jarak ke Bulan, dan diameter Matahari juga 400 kali lebih besar dari Bulan. Namun, pada 4 miliar tahun lalu, Bulan diketahui tiga kali lebih besar dari ukurannya saat ini sebelum akhirnya menempati orbitnya yang ada sekarang.
Bagikan
Berita terkait
Bulan Benar-Benar Bergerak Menjauhi Bumi, Begini Dampaknya
CNBC Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 14.45
Bulan Bergerak Menjauhi Bumi, Manusia Sudah Rasakan Dampaknya
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 13.25
Bulan Terus Menjauhi Bumi, Dampaknya Mulai Terasa
CNBC Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 08.15
Bulan Menjauh dari Bumi, Manusia akan Rasakan Dampaknya
CNBC Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 13.00