Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

Cara Cek Kualitas Udara di HP, Waspadai Abu Krakatau dan Karhutla

Kualitas udara di Indonesia perlu diwaspadai akibat polusi perkotaan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta aktivitas Gunung Anak Krakatau yang menghasilkan abu vulkanik. Partikel halus seperti PM2.5 dan PM10 dapat menyebar luas mengikuti arah angin, mencakup wilayah seperti Banten, Lampung, Jawa Barat, hingga Jabodetabek. Untuk memantau kondisi udara secara real-time, pengguna dapat menggunakan aplikasi IQAir AirVisual yang tersedia di Android dan iPhone. Aplikasi ini menampilkan kualitas udara, prakiraan kualitas udara hingga beberapa hari ke depan, serta informasi polutan berdasarkan lokasi pengguna.

Namun, kondisi udara dapat bervariasi antarlokasi bahkan dalam satu kota, sehingga disarankan menggunakan data dari stasiun pemantauan terdekat. Selain IQAir, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga menyediakan pemantauan PM2.5 secara near real-time, prediksi partikulat kabut asap, hotspot, dan citra sebaran abu vulkanik berbasis satelit. Data dari kedua sumber sebaiknya saling dibandingkan, terutama saat kondisi udara memburuk akibat faktor regional.

Penting dicatat bahwa peningkatan konsentrasi PM2.5 atau PM10 tidak selalu disebabkan oleh abu Anak Krakatau atau karhutla. Partikel di udara juga berasal dari kendaraan bermotor, industri, debu, konstruksi, dan berbagai sumber pencemaran lainnya. Oleh karena itu, sebelum beraktivitas di luar rumah, sebaiknya selalu cek kualitas udara di lokasi masing-masing menggunakan aplikasi atau data resmi yang tersedia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait