Cara Kerja Water Bombing, Jatuhkan 4.000 Liter Air ke Titik Api
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Water bombing adalah teknik pemadaman kebakaran yang dilakukan menggunakan helikopter untuk mengangkut dan menjatuhkan air ke lokasi kebakaran. Helikopter dilengkapi dengan wadah air yang digantung di bawah badan pesawat, yang dapat diisi kembali di sumber air seperti danau, sungai, atau waduk tanpa perlu mendarat. Dalam operasi ini, pilot harus menentukan titik sasaran dan melepaskan air pada saat yang tepat, sementara angin dapat menjadi tantangan karena memengaruhi akurasi penyebaran air.
BNPB menggunakan berbagai jenis helikopter untuk operasi water bombing, termasuk MI-8AMT dengan kapasitas hingga 4.000 liter air per pengambilan. Dalam operasi karhutla di Kalimantan Selatan pada Agustus 2026, satu helikopter Super Puma melakukan 245 kali penjatuhan dengan total sekitar 980.000 liter air, sementara MI-8AMT dan Black Hawk masing-masing melakukan 57 dan 82 kali penjatuhan.
Meskipun efektif, water bombing tidak selalu menghabiskan api secara langsung. Di Teluk Bintuni, Papua Barat, kepadatan pohonan menyebabkan air yang dikeluarkan tidak selalu mencapai permukaan tanah. Oleh karena itu, teknik ini lebih efektif digunakan untuk menjangkau lokasi sulit diakses darat dan menekan titik api tertentu. BNPB menegaskan bahwa operasi udara harus dikombinasikan dengan pemadaman darat dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk hasil optimal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 09.31
Seskab Teddy: 64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Atasi Karhutla
JawaPos · 22 September 2026 pukul 19.00
Akibat Karhutla, Udara di Kalimantan dan Sumsel Dikategorikan Tidak Sehat dan Berbahaya
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 17.45
Prabowo Perintahkan Raja Juli Tajam ke atas, Langsung Cabut 5 Izin
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 13.25
Helikopter Jatuh saat Padamkan Kebakaran Hutan, 2 Orang Tewas
Berita terkait
BNPB Kerahkan 55 Pesawat untuk Karhutla, Jepang Akan Tambah Tiga Armada
VOI · 7 September 2026 pukul 19.15
3 Heli dari Jepang Tiba 10 September untuk Bantu Tangani Karhutla
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 17.20
Apa Itu Teknik Water Bombing? Seberapa Efektif Memadamkan Karhutla?
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 23.35
Sederet Upaya Pemerintah Tangani Karhutla: Water Bombing-Modifikasi Cuaca
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 05.20