Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Perkembangan AI Mulai Ubah Lanskap Pekerjaan di Sektor Teknologi China

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) di China semakin mengubah lanskap industri teknologi, dengan potensi menggantikan banyak pekerjaan kantoran. Menurut Dario Amodei, CEO Anthropic, AI dapat menghilangkan hampir separuh dari pekerjaan kantor tingkat pemula dan meningkatkan pengangguran hingga 10-20% dalam satu hingga lima tahun ke depan. Kemampuan AI untuk menghasilkan kode, mempercepat pengujian, dan menyelesaikan proyek yang biasanya memakan waktu lama semakin membuat kebutuhan perusahaan akan banyak insinyur perangkat lunak berkurang.

Penggunaan AI dalam pengembangan perangkat lunak semakin umum, memungkinkan satu pekerja mengelola banyak sistem AI sekaligus. CEO Grindr, George Arison, menyatakan bahwa timnya kini mencapai produktivitas yang setara dengan tambahan 200 karyawan hanya dengan mengandalkan AI. Hal ini menunjukkan efisiensi yang signifikan, tetapi juga memunculkan kekhawatiran tentang dampaknya pada lapangan kerja.

Para analis khawatir bahwa pekerjaan berbasis pengetahuan atau 'mental labour', yang selama ini dianggap sulit digantikan, justru lebih rentan terhadap otomatisasi dibanding pekerjaan fisik. Perubahan ini tidak hanya memengaruhi produktivitas perusahaan, tetapi juga memperbesar kecemasan di kalangan pekerja teknologi di seluruh dunia, termasuk di China.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait