Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

ChatGPT Sudah Jaga-jaga Kalau Remaja Tanya Hal Sensitif

Kekhawatiran orang tua terhadap penggunaan AI oleh anak dan remaja semakin meningkat, terutama terkait akses ke konten sensitif. Sandy Kunvatanagarn, Head of Policy Southeast Asia OpenAI, menjelaskan bahwa OpenAI menerapkan beberapa lapisan perlindungan dalam ChatGPT untuk membatasi respons pada topik sensitif. Perlindungan ini berlaku untuk semua pengguna, namun remaja dan anak-anak mendapatkan perlindungan tambahan melalui fitur prediksi umur yang menyesuaikan pengalaman berdasarkan kelompok usia.

ChatGPT untuk Remaja dirancang dengan sistem 'penjagaan' khusus ketika berhadapan dengan topik kekerasan, kekejaman, penampilan diri, atau konten tidak pantas. Respons AI akan disusun berbeda agar lebih aman bagi pengguna muda. OpenAI menekankan bahwa tujuannya bukan mencegah anak mengakses AI, tetapi memberikan manfaat teknologi dalam lingkungan yang sesuai dengan usia mereka.

Di samping proteksi teknologi, OpenAI menyediakan fitur pendampingan orang tua seperti Pengawasan Orang Tua, Pengingat Istirahat, Jam Tenang, dan Mode Belajar. Fitur ini memungkinkan orang tua mengatur batasan penggunaan dan memantau aktivitas anak. OpenAI menegaskan bahwa keamanan anak dalam penggunaan AI membutuhkan kolaborasi antara desain produk, keterlibatan orang tua, dan pembangunan komunikasi yang baik.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait