Menkomdigi: 70 Juta Anak Indonesia Perlu Dilindungi dari Risiko AI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan bahwa 70 juta anak Indonesia perlu dilindungi dari risiko yang ditimbulkan kecerdasan buatan (AI). Pernyataannya disampaikan di sela Sidang Umum ke-81 PBB pada 22 September 2025. Menurutnya, anak-anak akan tumbuh dan berinteraksi dalam lingkungan digital yang semakin dipengaruhi AI, sehingga perlunya kebijakan perlindungan yang ditetapkan sejak dini, bukan setelah dampak negatif muncul. Ia menekankan bahwa keselamatan anak tidak bisa hanya diserahkan kepada algoritma atau orang tua, tetapi membutuhkan kolaborasi dari pemerintah, platform teknologi, industri, sekolah, dan komunitas internasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 13.59
Menkomdigi hadiri forum PBB tentang perlindungan anak dari risiko AI
Detik.com · 23 September 2026 pukul 17.37
Perang Iran dan AI Jadi Sorotan Pemimpin Dunia di Sidang Umum PBB
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 15.00
PBB Kasih Peringatan Bahaya, Satu Dunia Diminta Siaga Penuh
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 11.00
6 Poin Pidato Trump di Sidang PBB: Iran, Nama Baru AI dan Negara Gagal
Berita terkait
Eropa Berencana Melarang Anak di Bawah Usia 15 Tahun Menggunakan Chatbot AI
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 18.41
PBB Peringatkan AI Bisa Ancam Masa Depan Umat Manusia
Detik.com · 9 September 2026 pukul 09.45
PBB Ingatkan AI Bisa Jadi Ancaman Bagi Umat Manusia
Detik.com · 8 September 2026 pukul 12.40
Trump Ganti Nama AI Jadi Super Intelligence (SI) di Semua Dokumen Negara AS
kumparan · 23 September 2026 pukul 10.16