China Ancam Balas AS Gara-gara Larangan Robot Vacuum
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

China mengancam akan mengambil tindakan balasan terhadap Amerika Serikat terkait kebijakan Federal Communications Commission (FCC) yang memasukkan robot canggih dan inverter listrik buatan asing ke dalam Covered List. Perangkat dalam daftar ini tidak bisa mendapatkan otorisasi FCC baru untuk dipasarkan di AS. Kementerian Perdagangan China menuding kebijakan itu mendiskriminasi produk China, memperluas konsep keamanan nasional secara berlebihan, dan merupakan tindakan sepihak yang merugikan industri kedua negara.
Kebijakan FCC mencakup robot bergerak terhubung jaringan seperti robot humanoid, robot berkaki empat, hingga robot vacuum rumah tangga yang memiliki sensor dan koneksi nirkabel. Alasannya, perangkat tersebut dinilai berpotensi membuka celah keamanan siber, mengumpulkan data pengawasan, atau diambil alih dari jarak jauh. Inverter asing juga dikhawatirkan dapat mengganggu jaringan listrik. Namun, pembatasan hanya berlaku untuk model baru yang belum mendapat otorisasi; perangkat yang sudah disetujui tetap boleh digunakan. China belum menjelaskan bentuk tindakan balasannya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 07.30
Sam Altman Temui Senator AS Usai Model OpenAI Bobot 4 Layanan
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 17.00
AS Larang Produk Robotik Asing Termasuk Robot Vacuum, Ini Alasannya
Berita terkait
Robot Vacuum Terancam Dilarang di AS, Ini Alasannya
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 14.15
WhatsApp Pakai AI untuk Deteksi Penipuan, Jamin Pesan Pengguna Tetap Aman
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 06.15
Makin Mirip AirDrop, Quick Share Kini Jadi Lebih Mudah dan Cepat
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 06.13
Apple Kembali Peringatkan Pengguna soal Serangan Spyware, Ini yang Harus Dilakukan
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 18.16