Eset MDR Bikin Waktu Respons Serangan Siber Jadi Lebih Ngebut
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Eset meluncurkan layanan Managed Detection and Response (MDR) di Indonesia melalui distributor eksklusif PT Prosperita Mitra Indonesia. Solusi ini dirancang untuk mengambil alih beban analisis ancaman dan memberikan proteksi aktif 24/7 bagi korporasi, dengan rata-rata waktu respons (Mean Time to Respond/MTTR) mencapai 6 menit. Layanan ini bekerja otomatis memantau, mendeteksi, dan mengisolasi ancaman siber tanpa membebani tim IT internal perusahaan di luar jam operasional.
Kecepatan respons 6 menit ini sangat kontras dibandingkan temuan studi Verizon 2025, di mana rata-rata organisasi membutuhkan waktu hingga 24 hari untuk menyadari terjadinya peretasan. Eset MDR mengombinasikan otomatisasi AI dengan lebih dari 100 threat hunter profesional global, serta telah mengantongi sertifikasi SOC 2 Type 2 dan dilengkapi fitur patch management otomatis untuk meminimalki eksploitasi celah keamanan.
Eset menyediakan dua skema langganan: Eset Protect MDR untuk sektor UKM yang membutuhkan proteksi endpoint, email, aplikasi cloud, serta pengawasan dan patching kerentanan otomatis; dan Eset Protect MDR Ultimate untuk skala enterprise yang membutuhkan proteksi proaktif tingkat lanjut, termasuk customized threat hunting, investigasi forensik digital jarak jauh, dan ekosistem XDR melalui Eset Inspect. Dengan layanan ini, Eset siap mendampingi organisasi di Indonesia untuk tidak hanya patuh regulasi tetapi juga memiliki ketahanan siber tanpa perlu membangun Security Operations Center internal berbiaya mahal.
Bagikan
Berita terkait
Ini Alasan Benteng Keamanan Siber Perusahaan Indonesia Gampang Jebol
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 19.00
Modus Penipuan AI Baru Muncul di Google Maps, Tandanya Mudah DIkenali
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 11.20
Atasi Kelangkaan Tim Ahli, Sistem Keamanan AI Ini Bisa Tangkis Serangan Siber dalam 6 Menit
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 17.00
Agen AI OpenAI Retas Situs Kesehatan Pemerintah Australia: PM Albanese Geram
kumparan · 24 September 2026 pukul 13.31