China Balas Amerika, Respons Anak Buah Trump Tidak Terduga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

China mulai membalas langkah pembatasan teknologi yang dilakukan Amerika Serikat di bawah pemerintahan Donald Trump. Federal Communications Commission (FCC) AS, yang dipimpin oleh sekutu Trump bernama Brendan Carr, mengambil langkah agresif seperti melarang impor drone, router, inverter, dan robot asal China. FCC juga memulai proses pemblokiran laboratorium China dari pengujian perangkat elektronik dan sedang menyusun aturan untuk melarang impor komponen data center asal China, yang dianggap penting untuk melindungi infrastruktur teknologi AI di AS. Menurut pejabat AS, langkah ini mendapat dukungan dari Gedung Putih dan dirancang untuk tidak secara eksplisit menyebut China agar menghindari konfrontasi langsung dengan Beijing.
Sebagai respons, China mengumumkan pengetatan kontrol ekspor drone dan teknologi ke AS serta menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan pengujian dan sertifikasi asal AS. Pejabat China sempat mencoba berkomunikasi dengan FCC, tetapi upaya tersebut ditolak. FCC dan Kedutaan Besar China di Washington tidak memberikan komentar resmi terkait hal ini. Eskalasi ini terjadi menjelang rencana pertemuan Trump dengan Presiden China Xi Jinping pada September mendatang, yang diperkirakan akan membahas upaya menstabilkan hubungan bilateral yang terguncang akibat perang tarif tahun lalu.
Para ahli keamanan nasional menganggap tekanan AS terhadap China akan tetap berlanjut meskipun China merespons. Chris McGuire, mantan pejabat Gedung Putih, menyatakan bahwa hanya karena China merespons bukan berarti ketegangan akan berhenti. Pejabab dan analis AS menilai FCC menjadi cara Washington untuk mempertahankan tekanan terhadap China tanpa merusak hubungan bilateral secara keseluruhan. FCC dan Gedung Putih menegaskan bahwa langkah-langkahnya bersifat global dan tidak menargetkan negara tertentu, namun ditujukan untuk mendorong reindustrialisasi Amerika dan memastikan keamanan nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 08.25
Perkembangan AI Mulai Ubah Lanskap Pekerjaan di Sektor Teknologi China
Berita terkait
China Balas Dendam, Respons Amerika Tidak Terduga
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 08.15
China Balas Dendam Makin Kejam, Amerika Sekarang Kena Batunya
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 12.35
China Kasih Peringatan Keras ke Amerika, Ancam Pembalasan Penuh
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 21.00
AS Larang Robot Buatan Asing, Upaya untuk Jegal China?
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 08.45