China Balas Dendam, Respons Amerika Tidak Terduga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

China membalas serangkaian pembatasan teknologi dari Amerika Serikat. Federal Communications Commission (FCC) AS melarang impor model baru drone, router, inverter, robot, serta memblokir laboratorium pengujian elektronik asal China. FCC juga menyusun aturan pelarangan impor komponen data center China untuk melindungi infrastruktur kecerdasan buatan (AI) AS. Beijing merespons dengan mengetatkan kontrol ekspor drone dan teknologi ke AS, serta menjatuhkan sanksi pada perusahaan pengujian dan sertifikasi asal AS. Upaya komunikasi dari pejabat China ditolak oleh FCC.
Eskalasi ini terjadi menjelang pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping pada September mendatang. Para ahli keamanan nasional menilai tekanan AS tidak akan mereda meski China membalas, karena Washington frustasi dengan ketidakpatuhan China pada kesepakatan sebelumnya. FCC kini menjadi pusat gravitasi kompetisi AS terhadap China, terpisah dari kebijakan Trump yang sebelumnya melonggarkan ekspor chip AI canggih ke China.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 08.25
Perkembangan AI Mulai Ubah Lanskap Pekerjaan di Sektor Teknologi China
Berita terkait
China Balas Amerika, Respons Anak Buah Trump Tidak Terduga
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 08.15
China Balas Dendam Makin Kejam, Amerika Sekarang Kena Batunya
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 12.35
China Kasih Peringatan Keras ke Amerika, Ancam Pembalasan Penuh
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 21.00
Balas Dendam, China Hentikan Ekspor Drone Penting ke AS
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 07.56