Dari Obrolan dengan Raja Muda Cirebon, Lahir Ide AI Borobudur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Purwacarita Borobudur lahir dari obrolan CEO Curaweda Azhar Muhammad Fuad dengan raja muda Cirebon yang membahas tantangan menarik kunjungan ke keraton berukuran 25 hektar. Ide menggunakan AI untuk 'menghidupkan' tokoh sejarah kembali menjadi basis pengembangan teknologi. Tim harus bolak-balik Bandung-Yogyakarta, menemukan pintu administrasi yang tepat, dan bekerja sama dengan Museum dan Cagar Budaya serta UGM untuk validasi sejarah. Kolaborasi enam bulan dengan Galeri Indonesia Kaya menghasilkan delapan fitur imersif berbasis Ethical AI, tersedia gratis sejak 1 September 2026. Pengalaman ini menyajikan narasi sejarah konsisten dengan data yang dikurasi, sekaligus menyiramkan unsur emosional untuk pengalaman interaktif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 1 September 2026 pukul 17.00
John Ternus Ambil Alih Apple di Era AI, Cook Tetap Jadi Andalan Hadapi Trump dan Tiongkok
JawaPos · 1 September 2026 pukul 16.45
Meta Dikepung Kekhawatiran Privasi, Kacamata Pintar Mulai Ditolak Sejumlah Ruang Publik
kumparan · 1 September 2026 pukul 15.19
Mu’ti Bicara AI: Teknologi Penting, tapi Manusia yang Menentukan
JawaPos · 1 September 2026 pukul 12.30
Bill Gates Peringatkan AI Picu Guncangan Ekonomi, Robot Murah Ancam Nilai Tenaga Kerja
Berita terkait
Apa Itu Ethical AI? Cara AI Hidupkan Borobudur Tanpa Ngawur
Detik.com · 1 September 2026 pukul 17.09
Strava Paksa Pengguna Berlangganan Fitur AI
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 12.00
Satu Karyawan Habis Rp 18 Juta Sehari Buat AI, Mau Hemat Malah Boncos
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 19.10
Heboh Email Karyawan Lenyap Seketika Gara-Gara AI Ngamuk, Ngeri!
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 17.40