Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Di Tempat Ini Hujan Bisa Hilang Puluhan Tahun, Sekali Turun Langsung Badai

Penelitian terbaru menemukan bahwa khatulistiwa Titan, satelit Saturnus, ternyata mengalami hujan metana setelah puluhan tahun kering. Hujan di Titan turun dalam bentuk badai dahsyat di sekitar periode ekuinoks, saat Matahari melintasi garis khatulistiwa. Dengan suhu minus 179 derajat Celsius, metana tetap cair dan membentuk awan, sungai, danau, hingga hujan. Bukti pertama hujan di khatulistiwa muncul pada September 2010 ketika Cassini mengamati perubahan warna daerah menjadi lebih gelap, dikenal sebagai Arrow Storm. Hujan bergerak dari kutub selatan ke kutub utara dalam siklus musim yang memakan waktu 29,5 tahun di Bumi, sehingga setiap wilayah bisa menunggu puluhan tahun sebelum diguyur hujan. Badai metana cukup kuat untuk membentuk lembah dan pola erosi di permukaan Titan.

Berita terkait