Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Dunia Dalam Bahaya, Banyak Negara Sudah Siaga Penuh

Model AI terbaru milik Anthropic bernama Mythos memicu kekhawatiran global karena kemampuan serangan siber yang dinilai belum pernah ada sebelumnya. Dalam uji coba, Mythos mampu mengungkap ribuan celah keamanan pada sistem operasi dan browser utama, mengidentifikasi kerentanan baru lebih cepat dari kemampuan perusahaan memperbaikinya. Anthropic sendiri mengakui model ini berisiko bagi ekonomi, keselamatan publik, dan keamanan nasional jika disalahgunakan.

Berbagai negara bereaksi dengan tingkat kesiagaan berbeda. China menyebut Mythos potensial digunakan sebagai senjata ofensif terhadap ekonominya dan tengah menyusun respons jika AS menjatuhkan sanksi pada perusahaan AI China. Eropa melalui otoritas keuangan dan perbankan tetap waspada namun tidak panik. Inggris mengirim surat terbuka ke Anthropic soal kemampuan serangan Mythos, sementara Hong Kong memerintahkan perusahaan berlisensi memperkuat pertahanan siber. Jepang bahkan menyiapkan skenario terburuk berupa pemadaman sementara layanan ATM dan mobile banking.

Situasi ini terjadi menjelang pertemuan presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump pada 24 September mendatang. AS khawatir perusahaan China melatih model AI berbasis teknologi AS, sementara China memperingatkan bisa mengambil segala tindakan sebagai balasan sanksi. Di Indonesia, belum ada pernyataan resmi dari otoritas keuangan. Anthropic sendiri hanya membuka akses Mythos ke perusahaan raksasa seperti Amazon, Microsoft, Nvidia, dan Apple.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait