Era AI, OJK Minta Bank Perkuat Keamanan Siber
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

OJK mewajibkan bank memperkuat keamanan siber melalui pengawasan off-site dan on-site untuk menguji kesiapan menghadapi ancaman. Dian Ediana Rae menyatakan, pengawasan OJK menilai efektivitas keamanan digital serta mengidentifikasi area yang perlu dikukuhkan, hasilnya ditindaklanjuti bank secara serius. OJK telah mengeluarkan ketentuan tentang model bisnis digital, produk teknologi, pengolahan risiko, dan asesmen maturitas digital. Adanya insiden siber menunjukkan ancaman tidak hanya dari kelemahan teknis, tetapi juga modus operandi pelaku yang semakin kompleks dan berkoalisi. Penggunaan AI harus meningkatkan efisiensi inovasi, tetapi tetap menjaga kepercayaan, perlindungan konsumen, dan inklusi keuangan. Implementasi AI sukses ditentukan bukan hanya teknologi, namun tata kelola yang baik. Bank wajib menerapkan tata kelola AI yang bertanggung jawab, dapat dipercaya, transparan, dan berorientasi kepentingan manusia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 14.06
Indonesia Cyber Protection 2026 Dorong Industri Keuangan Perkuat Ketahanan Siber Berbasis Era AI
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.30
Taiwan Kena Serangan Siber Abnormal, China Diduga Dalangnya
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 15.05
Huawei dan BSSN Perpanjang Kerja Sama, Fokus Perkuat Keamanan Siber Nasional
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 13.57
Indonesia Cyber Protection 2026 Dorong Industri Keuangan Perkuat Ketahanan Siber Berbasis Era AI
Berita terkait
Bank-Bank Diminta Waspada Hadapi Petaka, Korbanya Sudah Bermunculan
CNBC Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 08.30
Bank-Bank Diminta Siaga Hadapi Petaka Besar, Korbannya Sudah Banyak
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 21.00
Dunia Dalam Bahaya, Banyak Negara Sudah Siaga Penuh
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 07.45
WhatsApp Pakai AI untuk Deteksi Penipuan, Jamin Pesan Pengguna Tetap Aman
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 06.15