Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Eks Karyawan Tuduh Zuckerberg Bohong Soal Keselamatan Anak di Medsos

Mantan safety engineer senior Meta, Arturo Béjar, memberikan kesaksian di pengadilan Oakland, California, dalam gugatan yang diajukan 29 jaksa agung negara bagian AS terkait dampak Facebook dan Instagram pada remaja dan anak di bawah 16 tahun. Béjar mengaku telah memperingatkan CEO Meta Mark Zuckerberg sejak 2021 soal konten berbahaya bagi anak, termasuk rekomendasi yang menampilkan konten dari predator seksual dan gambar kekerasan. Ia menyatakan bahwa Zuckerberg tidak pernah merespons peringatannya, meskipun secara publik menyatakan bahwa Meta memprioritaskan keselamatan di atas keuntungan. Béjar juga menjelaskan bahwa fitur seperti infinite scroll dirancang untuk meningkatkan waktu penggunaan dan pendapatan iklan, sekaligus menimbulkan risiko kecanduan pada anak-anak. Gugatan ini juga menuduh Meta mengumpulkan data anak di bawah 13 tahun tanpa izin orang tua. Persidangan ini diperkirakan berlangsung enam minggu dan melibatkan saksi seperti Zuckerberg dan Adam Mosseri. Jika dinyatakan bersalah, Meta berpotensi menanggung ganti rugi hingga $200 miliar.

Peristiwa ini diliput 5 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait