Eks Karyawan Tuduh Zuckerberg Bohong Soal Keselamatan Anak di Medsos
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan safety engineer senior Meta, Arturo Béjar, memberikan kesaksian di pengadilan Oakland, California, dalam gugatan yang diajukan 29 jaksa agung negara bagian AS terkait dampak Facebook dan Instagram pada remaja dan anak di bawah 16 tahun. Béjar mengaku telah memperingatkan CEO Meta Mark Zuckerberg sejak 2021 soal konten berbahaya bagi anak, termasuk rekomendasi yang menampilkan konten dari predator seksual dan gambar kekerasan. Ia menyatakan bahwa Zuckerberg tidak pernah merespons peringatannya, meskipun secara publik menyatakan bahwa Meta memprioritaskan keselamatan di atas keuntungan. Béjar juga menjelaskan bahwa fitur seperti infinite scroll dirancang untuk meningkatkan waktu penggunaan dan pendapatan iklan, sekaligus menimbulkan risiko kecanduan pada anak-anak. Gugatan ini juga menuduh Meta mengumpulkan data anak di bawah 13 tahun tanpa izin orang tua. Persidangan ini diperkirakan berlangsung enam minggu dan melibatkan saksi seperti Zuckerberg dan Adam Mosseri. Jika dinyatakan bersalah, Meta berpotensi menanggung ganti rugi hingga $200 miliar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 21.45
Meta Hadapi Sidang di AS, Instagram dan Facebook Dituduh Dorong Penggunaan Kompulsif Anak
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.44
Induk Facebook-Instagram Digugat Rp22.900 Triliun, Ada Apa?
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 08.43
Sidang Gugatan Meta: Riset Internal Ungkap 1 dari 5 Remaja Merasa Buruk usai Pakai Instagram
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 19.40
Facebook Bela Konten Kebencian Ajak Perang Lawan Islam, Tolak Hapus
Berita terkait
Meta Dituduh Cuma Cari Cuan, Abaikan Keselamatan Anak di Medsos
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 09.45
Meta Didenda Rp 10,12 Triliun, Instagram & Facebook Dipaksa Batasi Remaja
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 11.45
Facebook-IG Ganggu Kesehatan Mental Anak, Meta Didenda Rp16,8 T
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 22.00
Mantan Karyawan Ungkap Fakta Tak Terduga soal Facebook
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 17.20