Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Elon Musk Sesali Pernah Dekat Trump, Mestinya Fokus Bisnis

Elon Musk, bos SpaceX dan Tesla, mengaku menyesal karena terlibat dengan Department of Government Efficiency (Doge) di era Presiden Donald Trump. Ia merasa seharusnya lebih fokus pada perusahaannya sendiri. Musk membantu Trump terpilih pada 2024 dengan dukungan finansial USD 200 juta dan menjabat sebagai kepala Doge selama 129 hari, mengawasi pemotongan anggaran yang merugikan sebesar USD 150 miliar. Dalam sebuah podcast pada Desember, Musk menyatakan hanya sebagian kontribusinya yang berhasil dan tidak akan melakukannya lagi jika diberi kesempatan.

Hubungan Musk dan Trump sering pasang surut. Pada Juni 2025, Trump mengumumkan hubungan mereka telah berakhir, menuduh Musk tidak menghormati jabatan presiden dan mengisyaratkan meninjau ulang status imigrasi serta subsidi untuk perusahaan Musk. Meskipun demikian, pada musim gugur 2025, ketegangan mereda ketika Musk hadir dalam jamuan makan malam di Gedung Putih, di mana Trump menunjukkan sikap ramah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait