Elon Musk Tukang Olah, Jadi Penasihat Pemerintah Dikasih Proyek Negara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pentagon menunjuk Elon Musk sebagai penasihat untuk Project Meridian, inisiatif yang berfokus pada identifikasi teknologi dan persenjataan masa depan militer AS. Musk, CEO Tesla dan SpaceX, akan memimpin proyek bersama Palmer Luckey (Anduril) dan Newt Gingrich selama 120 hari. Tujuannya adalah memetakan perubahan peperangan dan mengembangkan sistem untuk masa depan, termasuk wilayah bawah tanah hingga Bulan. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menegaskan fokus pada domain dan kemampuan yang harus dikuasai militer. Project Meridian juga menjadi bagian dari langkah Pentagon untuk memperluas penggunaan sistem otonom melalui pembentukan Autonomous Warfare Command dengan status komando bintang empat. SpaceX dan Anduril sudah memiliki kontrak besar dengan AS: SpaceX menerima $4,16 miliar untuk satelit pelacakan ancaman udara dan $2,29 miliar untuk jaringan komunikasi satelit, sementara Anduril mendapat kontrak $642 juta untuk sistem penangkal drone dari Korps Marinir. Ketiga pemimpin tidak memiliki pengalaman militer langsung, namun perusahaan mereka telah terlibat aktif dalam sektor pertahanan AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 17.30
Pentagon Tunjuk Elon Musk Jadi Penasihat Teknologi Perang Masa Depan
Berita terkait
Pentagon Luncurkan Project Meridian, Taktik Canggih Perang Masa Depan
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 09.49
Pentagon Berupaya Ambil Kembali Suku Cadang F-35 yang Disita China
Detik.com · 24 September 2026 pukul 22.00
Pentagon Mungkin akan Kurangi Kehadiran Militer AS di Timur Tengah usai Perang Iran
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 12.13
AS Hadapi Kekurangan Kritis Rudal Pencegat Pertahanan Udara, dari 2.300 jadi Hanya 827
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 12.58