Ini Alasan Benteng Keamanan Siber Perusahaan Indonesia Gampang Jebol
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9334632/original/038191900_1787890982-Keamanan_Siber.jpg)
Banyak perusahaan di Indonesia masih menerapkan strategi keamanan siber reaktif yang hanya bertindak setelah serangan terjadi. Hal ini menjadi celah fatal karena peretas kini menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk meluncurkan serangan masif secara otomatis. Data AwanPintar.id mencatat rata-rata 16 serangan siber per detik di Indonesia pada paruh pertama 2026, sementara IASC melaporkan kerugian akibat penipuan digital mencapai Rp 9,1 triliun periode November 2024 hingga Januari 2026.
Kelemahan utama terletak pada ketergantungan terhadap sistem deteksi tradisional yang pasif. Untuk mengatasinya, perusahaan disarankan beralih ke pertahanan aktif seperti Managed Detection and Response (MDR) yang menggabungkan otomatisasi AI dengan analisis manusia 24/7. Selain itu, metode Threat Hunting proaktif diperlukan untuk mendeteksi serangan senyap yang tidak terdeteksi alarm standar. Penguatan keamanan siber kini menjadi krusial bukan hanya untuk operasional bisnis, tetapi juga untuk kepatuhan hukum perlindungan data pribadi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 19.02
OpenAI Stop Sementara Latih Model AI, Ini Alasannya
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 17.00
Confluent: Data Streaming Kini Menggeser AI sebagai Prioritas Strategis bagi Perusahaan
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 13.13
Trump Minta OpenAI dan Anthropic Tunda Akses Model AI untuk Inggris
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 11.20
Modus Penipuan AI Baru Muncul di Google Maps, Tandanya Mudah DIkenali
Berita terkait
Agen AI OpenAI Retas Situs Kesehatan Pemerintah Australia: PM Albanese Geram
kumparan · 24 September 2026 pukul 13.31
RUU KKS: Negara Kuat karena Hak Konstitusional Warga Terlindungi
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 08.45
Hacker 'Mr Spongebob' Serang Pemerintah RI, Framework AI-nya Dijual Lagi
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 21.15
Indonesia Cyber Protection 2026 Dorong Industri Keuangan Perkuat Ketahanan Siber Berbasis Era AI
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 13.57