F5 Indonesia: AI Kadang Halu, Manusia Belum Sepenuhnya Tergantikan!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/9344637/original/025806200_1788957826-IMG_2969.jpg)
Perkembangan AI mempercepat berbagai pekerjaan, namun peran manusia tetap krusial terutama dalam keamanan siber. Head of Solutions Engineering F5 Indonesia, Danang Wijanarko, menekankan bahwa AI masih mengalami 'hallucination', yaitu memberikan jawaban yang terlihat meyakinkan namun faktanya salah. Oleh karena itu, intervensi manusia diperlukan untuk memvalidasi hasil AI agar sesuai dengan konteks dan tujuan bisnis.
AI berpotensi menggantikan beberapa profesi seperti pengacara dan programmer, namun muncul risiko 'illusion of capacity' di mana pengguna terlihat ahli tanpa memahami proses mendalam. Melalui konsep T-shape paradox, AI membantu perluasan kemampuan horizontal, tetapi keahlian mendalam tetap harus dimiliki manusia. Dalam sistem F5, AI digunakan untuk mendeteksi pola serangan, sementara manusia tetap memegang kendali pengawasan akhir.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 00.18
Advan Air Neo Resmi Meluncur, Bobot Lebih Ringan, Harga Mulai Rp 9 Jutaan
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 21.56
Peneliti Anthropic: 10 Persen Peluang AI Dapat Bunuh Manusia dalam Sedekade
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 21.10
Amerika dan China Makin Panas Jelang Trump Ketemu Xi Jinping
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 19.49
Bukan Sekadar Tambah Storage, AI Memaksa Perusahaan Benahi Infrastruktur Data
Berita terkait
Laris Manis Penjualan Robot Humanoid, Bakal Gantikan Manusia?
kumparan · 2 September 2026 pukul 10.17
Transaksi Digital Capai 5,5 Miliar, Perbankan Diminta Siap Hadapi Serangan Siber
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 19.07
UBM Meluncurkan Pusat Riset Data Sains & AI, Perkuat Kolaborasi Internasional
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 17.55
OpenAI Rilis ChatGPT Images 2.5, kini Lebih Cepat dan Presisi
JawaPos · 9 September 2026 pukul 16.30