Fenomena Buang Air Hantu Ternyata Tanda Tubuh Sehat, Kenali Cirinya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Fenomena 'buang air hantu'—ketika tinja tidak meninggalkan bekas jelas di air kloset—ternyata bisa menjadi tanda bahwa sistem pencernaan berfungsi dengan baik. Menurut laporan ScienceAlert, tinja yang mengapung atau langsung hanyut biasanya mengandung lebih banyak gas. Gas ini dihasilkan oleh bakteri baik di usus saat memproses serat makanan. Semakin aktif bakteri memecah serat, semakin banyak gas terbentuk, sehingga tinja menjadi ringan dan mengapung.
Studi pada hewan menunjukkan bahwa tinja yang tenggelam ditemukan pada tubuh yang belum memiliki bakteri usus yang sehat. Setelah bakteri baik ditambahkan, tinja mulai mengapung. Hal ini mengindikasikan bahwa keberadaan gas dalam tinja justru menandakan komunitas mikroba di perut sedang hidup dan bekerja dengan baik.
Namun, buang air yang mengapung tidak selalu berarti sehat. Jika tidak disertai gejala lain, fenomena ini seringkali merupakan tanda positif, terutama setelah mengonsumsi makanan kaya serat seperti sayuran, buah, dan biji-bijian. Ahli bedah saluran cerna Penelope De Lacavalerie menyarankan agar seseorang memperhatikan warna, bentuk, dan konsistensi tinja secara rutin, karena perubahan kecil yang berkelanjutan bisa menjadi sinyal dini penting bagi kesehatan.
Bagikan
Berita terkait
6 Manfaat Lada Hitam, Baik untuk Menurunkan Berat Badan
JPNN.com · 6 Oktober 2026 pukul 05.49
Rajin Makan Sayur dan Buah tapi Susah BAB? Ini Penyebab yang Sering Diabaikan
SINDOnews · 4 Oktober 2026 pukul 06.57
5 Makanan yang Baik untuk Kesehatan Usus, BAB Makin Lancar
JPNN.com · 3 Oktober 2026 pukul 05.22
Cuka Sari Apel Vs Air Lemon: Mana yang Lebih Sehat untuk Tubuh?
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 15.05