Rajin Makan Sayur dan Buah tapi Susah BAB? Ini Penyebab yang Sering Diabaikan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Konsumsi sayur dan buah tinggi tidak selalu mencegah sembelit. Aktivitas fisik rendah juga berperan meningkatkan risiko konstipasi. Menurut dr. Tirta Mandira Hudhi, gerakan peristaltik usus membutuhkan dorongan dari aktivitas fisik harian. Tanpa gerak cukup, proses pencernaan melambat meski asupan serat sudah baik. Dokter menekankan pentingnya rutinitas bergerak untuk menjaga kesehatan usus agar tetap optimal. Gaya hidup sedentari justru membuat usus bekerja lebih lambat, sehingga berdampak pada kesulitan BAB. Kombinasi serat dan gerak tubuh adalah kunci utama pencernaan sehat.
Bagikan
Berita terkait
Tinggi Kadar Air dan Serat, Semangka Jadi Solusi Alami Atasi Sembelit
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 07.44
4 Bahaya Minum Air Lemon Campur Biji Chia, Tidak Baik untuk Pencernaan
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 07.40
Cara Mudah Mengolah Makanan Penyehat Usus Tanpa Bikin Perut Kembung
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 12.00
Sering Kentut usai Santap Makanan Sehat? Ternyata Ini Alasan Medisnya
Media Indonesia · 2 September 2026 pukul 11.32