Fenomena Matahari Merah Muncul di Medan, Ini Kata BMKG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Utara menjelaskan fenomena Matahari yang tampak berwarna merah di Kota Medan pada Minggu, 6 September 2020, merupakan efek optik atmosfer, bukan perubahan warna Matahari sebenarnya. Menurut BMKG, cahaya Matahari mengalami proses hamburan dan penyaringan akibat partikel atmosfer seperti aerosol, debu, dan asap. Partikel-partikel ini menyebabkan cahaya berwarna biru lebih banyak terhambur, sehingga warna merah dan jingga mendominasi cahaya yang tiba di mata pengamat. Fenomena ini semakin terlihat ketika Matahari berada di posisi rendah, seperti pada pagi atau sore hari. BMKG menduga keberadaan aerosol di atmosfer menjadi faktor pemicu warna kemerahan tersebut. Pada saat fenomena ini terjadi, kondisi haze atau udara kabur juga tercatat di Kota Medan dan sekitarnya. Berdasarkan pengamatan Automatic Solar Radiation Station (ASRS) pada 6 September, intensitas radiasi Matahari atau Global Horizontal Irradiance (GHI) mencapai 1.099,7 watt per meter persegi (W/m²) pukul 11.49 WIB, dengan suhu udara 32,2 derajat Celsius dan kelembapan 71 persen. Kondisi udara yang panas dan cukup lembam, bukan kering, diduga memengaruhi penyebaran cahaya Matahari. BMKG menegaskan masyarakat tidak perlu panik, namun tetap perlu memantau kualitas udara dan mengikuti informasi resmi dari instansi terkait.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 8 September 2026 pukul 08.39
Heboh Fenomena Matahari Merah Pekat di Medan, Ini Penjelasan BMKG
kumparan · 7 September 2026 pukul 19.36
Viral Penampakan Matahari Merah di Medan, BMKG Beri Penjelasan
Detik.com · 7 September 2026 pukul 10.00
Cara Cek Kualitas Udara di HP, Waspadai Abu Krakatau dan Karhutla
Detik.com · 7 September 2026 pukul 07.40
Update Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Menyebar di Wilayah Ini Senin Pagi
Berita terkait
Erupsi Anak Krakatau, KLH Ukur Kualitas Udara dan Air Laut di Banten-Lampung
Detik.com · 6 September 2026 pukul 18.57
FOTO: Wajah Tak Sehat Udara Palembang Terbekab Kabut Asap Karhutla
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 16.22
FOTO: Wajah Tak Sehat Udara Palembang Terbekap Kabut Asap Karhutla
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 16.22
BMKG deteksi lonjakan 2.671 titik panas di Pulau Sumatera
ANTARA News · 4 September 2026 pukul 12.21