Gara-Gara Skandal Madonna, Australia Larang Total AI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Australian Recording Industry Association (ARIA) melarang lagu yang sebagian besar atau seluruhnya dibuat menggunakan AI masuk ke tangga lagu musik nasional. Kebijakan ini dipicu skandal lagu cover 'Like A Prayer' milik Madonna oleh DJ Josh Fawaz yang sempat populer namun terungkap menggunakan AI generatif. ARIA bertujuan melindungi nilai artistik manusia di tengah pasar musik yang semakin padat.
Meski demikian, AI tetap diperbolehkan sebagai alat bantu dalam proses mastering, penulisan lagu, vokal, atau instrumen utama, serupa dengan penggunaan drum machine dan auto-tune. Musisi wajib mendeklarasikan penggunaan AI saat pengajuan lagu. ARIA berhak menurunkan posisi lagu secara retrospektif atau meminta pengembalian penghargaan jika terbukti melanggar aturan. Langkah ini sejalan dengan tren global, termasuk tindakan serupa di Swedia dan pedoman IFPI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 19.33
Sam Altman Peringatkan Bahaya AI: Kemajuan Pesat Dapat Berakhir Buruk
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 15.45
Percepatan AI tidak Terkendali Dapat Punahkan Manusia? Ini Pro Kontranya
Detik.com · 14 September 2026 pukul 10.15
Trump Tolak Kekhawatiran AI, Tak Mau AS Kalah dari China
Berita terkait
Lagu Madonna “Like a Prayer” Versi AI Bertahan 16 Pekan, Australia Larang Lagu Buatan AI di Chart Resmi
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 21.15
Dunia Bersiap Hadapi Petaka Besar, Presiden Malah Bilang Begini
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 15.15
China Blak-Blakan Ungkap Taktik Perang Dingin Amerika
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 12.55
Peneliti Sebut AI Akan Bunuh Semua Manusia, Kok Bisa?
CNBC Indonesia · 13 September 2026 pukul 17.30