Percepatan AI tidak Terkendali Dapat Punahkan Manusia? Ini Pro Kontranya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para peneliti Anthropic, termasuk Jacob Coxon yang mengundurkan diri, menyampaikan ketakutan mendalam terhadap kecepatan perkembangan AI yang tidak terkendali. Coxon menyatakan jika laju kemajuan tidak diperlambat, risiko fatal bagi keberlangsungan manusia dapat muncul dalam waktu dekat. Ancaman ini didukung oleh Evan Hubinger yang menilai ada lebih dari 10% peluang AI menyebabkan kepunahan manusia dalam satu dekade. CEO Anthropic Dario Amodei juga mendesak perlambatan pengembangan AI. Namun, beberapa tokoh seperti Jensen Huang dan Clement Delangue menolak klaim kiamat AI sebagai spekulasi berlebihan. Coxon berpendapat para pekerja AI terjebak dalam perlombaan yang takut dan meminta regulasi karena tidak bisa berhenti secara sepihak. Meski demikian, ia tetap optimis terhadap potensi AI untuk memecahkan masalah medis dan meningkatkan kualitas hidup.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 15.15
Dunia Bersiap Hadapi Petaka Besar, Presiden Malah Bilang Begini
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 08.00
AI Melesat Cepat, Satu Persatu Bahaya Kecerdasan Buatan Terungkap
Detik.com · 14 September 2026 pukul 05.45
Mengapa Ilmuwan Anthropic dan OpenAI Takut pada Ciptaan Mereka?
CNBC Indonesia · 13 September 2026 pukul 17.30
Peneliti Sebut AI Akan Bunuh Semua Manusia, Kok Bisa?
Berita terkait
Ahli Peringatkan AI Bisa Musnahkan Manusia, Ini Penjelasannya
CNBC Indonesia · 12 September 2026 pukul 22.00
Bikin Merinding! Orang Dalam Takut AI Bisa Bunuh Manusia
Detik.com · 10 September 2026 pukul 10.29
Peneliti Anthropic: 10 Persen Peluang AI Dapat Bunuh Manusia dalam Sedekade
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 21.56
Claude Fable 5.1 Diklaim Bisa Pecahkan Masalah Rumit yang Gagal Diselesaikan Manusia
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 10.00